Kasus Covid 19 di Depok Melonjak Naik Drastis

Probroads51 – Penambahan kasus Covid-19 di Depok terus berlipat ganda. Bahkan pada Selasa, 1 Februari 2022, penambahan kasus mencapai lebih dari 1.000 kasus.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Depok, Selasa (1/2/2022) terdapat penambahan 1.083 kasus konfirmasi positif baru. Jumlah itu bertambah dua kali lipat dari yang tercatat pada Senin (31/1/2022) dengan 555 kasus baru terkonfirmasi positif. Dengan demikian, total akumulasi kasus di Kota Depok sebanyak 111.412 kasus terkonfirmasi. Sedangkan pasien sembuh bertambah 87 kasus sehingga total menjadi 103.884 orang atau 93,24%.

Dengan penambahan tersebut, akumulasi kasus aktif naik 994 kasus dari hari sebelumnya menjadi 5.352 kasus atau 4,80%. Kemudian tersangka aktif tinggal 10 kasus, kontak dekat aktif bertambah 43 kasus menjadi 246 kasus, dan pasien terduga aktif 0 kasus atau nihil. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Depok memastikan penanganan Covid-19 di Kota Depok dilakukan secara optimal. Dalam upaya menekan seluruh kasus Covid-19, Pemerintah Kota Depok mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan 6M.

Walikota Depok Angkat Bicara

Menurut Dadang, berdasarkan Laporan Sistem Informasi Rumah Sakit Online (SIRS), okupansi tempat tidur Covid-19, baik ICU maupun Isolasi mengalami tren peningkatan. Pada periode 1 Februari 2022, Bed Occupancy Rate (BOR) Ranjang ICU sebesar 22,86 persen dan BOR Ranjang Terisolasi sebesar 49,56 persen.

“Dengan peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan. Selalu pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak, selalu cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer. dan hindari keramaian,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menghadapi pandemi Covid-19 sangat bergantung pada kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan secara optimal, dan yang terpenting selalu menjalankan norma agama, memperbanyak ibadah dan memperbanyak doa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Dalam upaya menekan kasus Covid-19, Pemkot Depok mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan (protkes) melalui 5M Plus 1D, yaitu pakai masker, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, jaga jarak, hindari keramaian, dan jaga jarak. membatasi mobilitas,” jelasnya. Kemudian, sambung Dadang, juga ditambahkan huruf D, yaitu vaksin. Oleh karena itu, masyarakat yang belum divaksinasi Covid-19 harus segera melakukan vaksinasi sesuai dengan arahan pemerintah.

Baca Juga : Makin Pecah Konflik Rusia dan Ukraina

“Kemudian, bagi masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama ikut aktif mendapatkan dosis kedua dan booster. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan yang sehat, berolahraga dan istirahat yang cukup serta menghindari makan bersama di tengah lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya.

Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak aman saat beraktivitas di luar rumah, menghindari keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. Selain itu, Pemkot Depok juga meminta masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Cukup makan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga, dan jangan lupa minum vitamin yang cukup. Dari data tersebut terdapat penambahan 2 kasus kematian pasien, sehingga total pasien yang meninggal sebanyak 2.176 orang.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak fisik, selalu mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer dan menghindari keramaian. Berdasarkan Laporan Online Hospital Information System (SIRS), okupansi tempat tidur Covid-19, baik ICU maupun Isolasi mengalami tren peningkatan. Pada periode 1 Februari 2022, BOR Tempat Tidur ICU sebesar 22,86% dan BOR Ranjang Terisolasi 49,56%,” kata Idris dalam keterangan pers, Rabu, 2 Februari 2022.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.