Kasus Covid 19 Kembali Naik, Begini Cara Mencegahnya

Proboards51 – virus corona adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona dan menimbulkan gejala utama berupa gangguan pernapasan. Penyakit ini menjadi sorotan karena pertama kali muncul pada akhir tahun 2019 di Wuhan, China. Lokasi kemunculannya yang pertama kali membuat  kasus virus covid 19 dikenal juga sebagai virus Wuhan.

Selain China, virus corona juga menyebar dengan cepat ke berbagai negara lain, antara lain Jepang, Thailand, Jepang, Korea Selatan, bahkan hingga ke Amerika Serikat.

Covid 19

 

Penyebab Virus COVID 19

Penyebab virus corona adalah virus RNA beruntai tunggal yang berasal dari kelompok Coronaviridae. Virus lain yang termasuk dalam kelompok serupa adalah virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) beberapa tahun lalu. Manusia dapat tertular virus jika ada riwayat kontak dengan hewan, misalnya dengan peternak atau pedagang di pasar hewan.

Namun, ledakan jumlah kasus di Wuhan, China menunjukkan bahwa virus covid 19 bisa menular dari manusia ke manusia. Virus ini bisa menular melalui droplet, yaitu partikel air yang sangat kecil dan biasanya keluar saat batuk atau bersin. Jika tetesan tersebut terhirup atau menyentuh lapisan kornea mata, seseorang berisiko tertular penyakit ini.

Gejala Virus Corona 

Demam tinggi disertai menggigil
batuk kering
Kedinginan
Hidung berair dan bersin
Sakit tenggorokan
Sulit untuk bernafas
Gejala virus corona bisa memburuk dengan cepat dan menyebabkan gagal napas hingga kematian. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) gejala infeksi virus 2019-nCoV dapat muncul dari dua hari hingga 14 hari setelah terpapar virus.

Diagnosis Virus Corona (COVID-19)

Infeksi virus covid 19 umumnya diketahui melalui gejala dan pemeriksaan fisik yang dikeluhkan pasien. Setelah itu, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan penunjang untuk membantu memastikan diagnosis. Pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan darah lengkap, pembekuan darah, fungsi ginjal dan hati serta pemeriksaan virologi. Selain itu, spesimen dari hidung dan faring (tenggorokan) pasien juga akan diambil dengan teknik swab. Demikian pula preparat sputum dan, jika diperlukan, cairan bronkus (saluran udara lebih kecil).

Melalui pemeriksaan ini dapat diketahui apakah penyakit pasien tersebut disebabkan oleh virus atau penyebab lainnya. Sementara itu, plasma darah pasien juga akan diperiksa untuk menemukan RNA virus corona. Untuk pemeriksaan radiologi, rontgen dada dan CT scan dada dapat dilakukan. Kebanyakan pasien akan menunjukkan gambaran kekeruhan di kedua paru-paru.

Komplikasi Virus Corona (COVID-19)

Pasien yang terinfeksi virus covid 19 dapat mengalami gejala pernapasan seperti pneumonia berat, seperti demam tinggi dan sesak napas. Komplikasi seperti gagal napas, gagal jantung akut, dan infeksi sekunder yang disebabkan oleh kuman lain dapat terjadi jika kondisinya tidak segera diobati atau jika penyakitnya memburuk dengan sangat cepat.

Pengobatan Virus Corona (COVID-19)

Hingga saat ini, tidak ada terapi anti-virus yang terbukti efektif melawan infeksi virus corona baru 2019. Beberapa antivirus yang sebelumnya berhasil mengobati infeksi MERS-CoV dan SARS-CoV, belum menunjukkan hasil yang memuaskan untuk mengatasi infeksi virus covid 19 baru ini. Pasien yang terinfeksi virus corona akan mendapat terapi suportif untuk mengurangi gejala. Pada kondisi yang parah, bantuan pernapasan melalui mesin ventilator dapat diberikan kepada pasien untuk mendukung fungsi organ vital lainnya.

Baca Juga : Kasus Covid 19 di Depok Melonjak Naik Drastis

Pencegahan Virus Corona (COVID-19)

Meski gejala penyakit virus corona menyerupai penyakit pernapasan lainnya seperti pneumonia atau influenza, namun sejauh ini belum ada vaksin yang dapat mencegah penularan penyakit virus covid 19. Pemberian vaksin pneumonia dan vaksin influenza tidak dapat memberikan perlindungan terhadap penyebaran infeksi virus corona. Cara terbaik untuk menghindari infeksi virus corona adalah dengan mengambil tindakan pencegahan aktif. CDC merekomendasikan agar setiap orang mengambil tindakan seperti:

Seringlah mencuci tangan dengan sabun
Jika tidak memungkinkan atau tidak tersedia sabun dan air, bersihkan tangan menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol
Hindari menyentuh hidung, mata, atau mulut, apalagi jika tangan masih kotor
Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit
Tetap di rumah saat kamu sakit
Jika bersin tutup memakai masker atau tangan
Hindari kontak langsung dengan hewan ternak
Jangan keluar rumah jika tidak ada urusan mendesak
Hindari makan daging yang belum matang sempurna.
Menjaga nutrisi dengan mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang, minum air putih dalam jumlah yang cukup, dan istirahat yang cukup juga dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari infeksi virus corona.

Setiap orang yang mengalami gejala menyerupai infeksi corona, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.