jokowi

Jokowi Bolehi lepas Masker dalam Ruangan

Proboards51 – Jokowi menjelaskan, masyarakat diperbolehkan memakai masker di luar ruangan. “Pemerintah telah memutuskan untuk melonggarkan pedoman penggunaan masker. Orang yang beraktivitas di luar ruangan atau di tempat terbuka yang tidak ramai orang tidak boleh memakai masker,” kata Presiden Jokowi dari Istana Bogor, seperti dilansir akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/17/2020). ) .

Jokowi Bolehi Melepas Masker 

Presiden Joko Widodo pada Selasa memutuskan untuk melonggarkan penggunaan masker di luar ruangan. “Jika masyarakat melakukan aktivitas di luar ruangan atau di ruang terbuka yang tidak ramai, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Jokowi dalam sambutannya, Selasa. Namun, menurut Jokowi, masker tetap harus dipakai untuk beraktivitas di ruang tertutup dan angkutan umum.

Jokowi menegaskan, pemerintah tidak ingin seperti negara lain yang langsung menerapkan kebijakan masker Dia mengatakan pemerintah akan meninjau situasi selama masa transisi selama enam bulan ke depan. “Sekitar setengah tahun jika di lihat seperti masih masa pandemi, jadi bisa lepas masker di dalam ruangan.” kata Jokowi.

jokowi

Pernyataan Miko

Penggunaan masker juga akan tetap berlaku bagi masyarakat yang tergolong rentan, lanjut usia atau dengan penyakit bawaan atau penyakit penyerta. “Bahkan orang dengan gejala batuk dan pilek harus tetap memakai masker selama beraktivitas,” kata Jokowi. Epidemiologi UI Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa masyarakat akan diizinkan untuk tidak memakai masker di luar ruangan dinilai terlalu dini. Ruang terbuka yang disebutkan juga tidak jelas dan harus diperhatikan dalam kebijakan.

Baca Juga : Peran Estrogen di Masa Pandemi

Miko mengatakan di Inggris kebijakan tidak memakai masker juga dilengkapi dengan catatan social distancing yang masih berlaku. “Ya, sangat mudah untuk diterapkan dengan cara yang berbeda. Ruang terbuka macam apa ini? Jadi saya kira membingungkan masyarakat,” kata Miko saat ditemui di kediamannya di kawasan Sukmajaya, Selasa (17/5/2022). . Dia menambahkan bahwa pernyataan itu seperti “cek gelombang.” Sedangkan di negara lain pelaksanaannya dilakukan dengan regulasi yang ketat seperti social distancing dan testing yang masih terus diintensifkan.

Tutur Pak Presiden

“Harus saya luruskan, kalau Presiden menambahkan, apakah social distancing ini bisa diterapkan dengan baik. Itu harus diklarifikasi semaksimal mungkin oleh bawahan Presiden yaitu Menteri Kesehatan yang bertugas mendefinisikan apa yang dimaksud dengan Presiden dengan izin,” katanya.
Miko mengatakan, meski jumlah pasien Covid-19 di Indonesia terus menurun, banyak juga masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Kebijakan melepas topeng ini tidak dapat dievaluasi hingga setelah Juli. “Untuk 1 dan 2 beda 6 bulan, jadi kita belum bisa lihat ada lonjakan atau tidak sampai Juli nanti,” katanya.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.